Showing posts with label KEWIRAUSAHAAN. Show all posts
Showing posts with label KEWIRAUSAHAAN. Show all posts
MENGIKUTI KATA HATI DALAM MENCINTAI APA YANG KITA LAKUKAN

MENGIKUTI KATA HATI DALAM MENCINTAI APA YANG KITA LAKUKAN

Mungkin anda pernah mendengar ucapan dari seorang wirausaha sukses pencipta Iphone dan Ipad, ya siapa lagi kalo bukan Steve Jobs.

Dia bilang " Apabila kita tidak mencintai apa yang kita lakukan, maka akan sulit untuk kita berprestasi dalam apa yang kita lakukan tersebut". Kurang lebih maknanya seperti itu saat suatu inagurasi (pelantikan) mahasiswa di universitas terkenal di Amrik sana.

Anda saat ini mungkin sedang bekerja atau melakukan sesuatu yang menurut anda memang mesti dilakukan karena tuntutan kebutuhan hidup. Tetapi apakah itu merupakan hal yang anda benar-benar senang untuk mengerjakannya ?

Coba dipikirkan lagi, Fakta membuktikan bahwa banyak orang yang gagal tetapi belum ditelaah penyebabnya, misalnya keluar dari pekerjaan sebagai sales, semata-mata karena merasa tidak memiliki bakat atau cenderung menyalahkan situasi. Padahal sebenarnya adalah karena tidak cukup 'cinta' pada pekerjaanya, Terbukti dengan tidak melakukan 'upgrading diri', peningkatan skill pada bidang tersebut agar mencapai suatu titik capaian tertentu. Sehingga tidak terlalu heran mengapa kegagalanlah yang dialami.

Source : http://livetodaywithpassion.com
Mencintai artinya adalah pengorbanan. Seseorang sangat mencintai keinginannya untuk berwirausaha sehingga ia rela mengorbankan karir, jabatan, untuk mengejar mimpinya tersebut. Salah satu rahasia orang sukes adalah 'selalu hidup di ujung tanduk'. Maksudnya adalah hidup pada titik nadir usahanya, sehingga senantiasa dalam posisi was-was. Artinya : orang tersebut menggunakan upaya maksimal dengan potensi maksimalnya pada resiko maksimal pula. Kegagalan menghantui, tetapi selalu dihadapi dengan berani karena tidak takut melakukan sesuatu yang baru.

Orang sukses sebelum sukses rela menerima resiko 'dicemooh' dan di 'kucilkan' saat memulai aksi usahanya. Dan tidak pernah 'menunggu siap' sebelum melakukan 'ordeal-nya'. Tidak terlalu banyak rencana, tetapi langsung melaksanakan.

Dan melaksanakannya juga penuh cinta, sehingga hasilnya juga akan lain, yakni akan menjadi diatas rata-rata. Kabar kurang menggembirakan adalah bahwa pasar ternyata hanya menerima pekerjaan yang sangat baik (excellent). Pekerjaan yang substandar (kurang baik) akan dibayar pula oleh upah substandar.

Dan pada akhirnya si orang tersebut merasa bahwa yang dilakukannya bukanlah merupakan suatu pekerjaan tetapi merupakan suatu kesenangan yang menggairahkan.

Dan yang paling penting, dia mengikuti kata hati.


Pasar

Pasar

Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli dan melakukan transaksi jual beli. Pengertian lain pasar adalah suatu kegiatan yang terjadi timbal balik antar penjual dan pembeli.


Jenis �Jenis pasar :
Menurut Wujudnya :
� Pasar Nyata (konkrit) : terlihat barangnya , terlihat penjual dan pembelinya, secara nyata terlihat transaksi antara keduanya.
� Pasar Abstrak : yakni pasar yang hanya memajangkan contoh barangnya saja.Bisa terjadi di dunia maya seperti amazon.com

Menurut Waktunya :
� Pasar harian
� Pasar mingguan
� Pasar bulanan
� Pasar tahunan

Menurut ruang lingkupnya :
� Pasar lokal
� Pasar dalam negeri
� Pasar regional
� Pasar internasional

Bentuk-bentuk pasar dapat diklasifikasikan sebagai :
� Pasar Persaingan Sempurna
� Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar Persaingan Sempurna
Yaitu pasar dengan karakteristik :
� Banyak pembeli dan penjual
� Barang bersifat homogen
� Pembeli bebas membeli produk
� Pembeli dan penjual memiliki informasi sempurna tentang pasar
� Produsen/penjual bebas keluar masuk

Kelebihan pasar persaingan sempurna
� Biaya setup tidak mahal sehingga penjual mudah keluar dan masuk pasar
� Barang tersedia banyak
� karena informasi cukup, penjual dan pembeli mencapai kepuasan maksimal

Kelemahanya :
� Penjual tidak bisa memaksimalkan harga karena ditentukan pasar
� Hanya ada dalam kondisi perekonomian ideal

Pasar persaingan tidak sempurna

Pasar Oligopoli
Yaitu pasar dimana penawaran satu jenis barang dilakukan hanya oleh beberapa perusahaan saja. Contohya : pelaku pasar telekomunikasi (operator telepon seluler)
Ciri-ciri pasar oligopoli
� Banyak pembeli
� Hanya beberapa penjual
� Barang bisa homogen atau heterogen
� Ada saling ketergantungan
� Ada hambatan untuk masuk pasar (barrier to entry)
� Penggunaan iklan yang intensif

Pasar Monopoli
Penawaran satu atau beberapa jenis barang hanya oleh satu perusahaan saja. Contoh : PLN untuk listrik, PT Pos Indonesia utk jasa pos.
Ciri-cirinya :
� Terdapat banyak pembeli
� Terdapat satu penjual
� Hambatan masuk pasar
� Produk monopolinya tidak ada substitusinya

Pasar Duopoli
Penawaran satu barang dikuasai oleh dua perusahaan saja.
Persaingan Monopolistic
Adalah pasar dengan banya penjual yang menawarkan satu jenis barang dengan deferensiasi prouk yang berbeda-beda dari segi kualitas, bentuk dan ukuran .Contoh indutri farmasi
� Terdapat banyak penjual
� Jenis barang yang dijual berbeda
� Produsen dapat mempengaruhi harga
� Produsen lain mudah memasuki pasar.
� Promosi penjualan aktif

Oligopsoni
Adalah pasar dimana pembelian suatu barang dilakukan oleh beberapa perusahaan. Contoh perushaan telekomunikaai saat membeli infrastruktur telekomunikasi

Monopsoni, hanya satu pembeli sehingga bisa menentukan harga.contoh KAI membeli infrastrukstruktur kereta api

Duopsoni , pembeli hanyalah dua perusahaan .
Membuat Business Plan yang meyakinkan (Bag 1)

Membuat Business Plan yang meyakinkan (Bag 1)

Saat ini banyak pebisnis pemula memiliki ide yang luar biasa tetapi kesulitan dalam hal pendanaan awal bisnisnya. Bisnis-bisnis kecil ini yang biasa disebut perusahaan start-up. Disinilah peran dari pemilik modal yang disebut venture capitalist atau angel investor. Bahkan perbankan atau sumber dana lainnya misalnya dari teman sangat berperan.

Tetapi untuk mendapatkan dana dari investor tersebut tentu saja si entrepreneur tadi mesti memiliki rencana bisnis yang cukup meyakinkan. Rencana bisnis ini merupakan basis dasar bagi si investor untuk melakukan pengendalian bisnisnya.

Bila kita memiliki ide tentang suatu bisnis maka ide tersebut saja tidaklah cukup. Ada kalanya ide saja bisa cukup bila si investor sudah mengetahui sepak terjang si pebisnis tersebut yang notabene memiliki prestasi dan reputasi yang baik dan bisnisnya skala kecil.

Tetapi bila ia pebisnis yang merupakan pemain baru atau pemain lama dengan ide bisnis baru dalam skala besar, maka hendaknya dia membuat suatu rencana bisnis yang memadai untuk meyakinkan investor tersebut. Dengan adanya business plan yang professional serta penyajian presentasi yang baik maka niat investor untuk berinvestasi semakin kuat.

Ini tidak lain karena si investor yakin akan tingkat pengembalian investasinya. Apa lagi disaat dimana menanamkan uang di bank tidak begitu menarik karena suku bunga yang rendah.
Ada beberapa jenis business plan yang paling banyak dibuat oleh pebisnis diantaranya :

Lanjut ke Bagian 2
Membuat Business Plan yang meyakinkan (Bag 2)

Membuat Business Plan yang meyakinkan (Bag 2)

Ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya : Bagian 1


Ada beberapa jenis business plan yang paling banyak dibuat oleh pebisnis diantaranya :

Executive Summary.

Jenis ini adalah sebuah ringkasan dari rencana bisnis yang terdiri biasanya paling banyak 2 (dua) halaman yang menjelaskan isi dari rencana bisnis kita meliputi : produk, rencana pemasaran dan penjualannya,rencana strategis , tim manajemen, rencana rencana keuangannya
Business Plan jenis ini meskipun sangat singkat tetapi mampu memberi keyakinan kepada investor tersebut. Oleh sebab itu mesti diperhatikan bahwa segala aspek dari rencana bisnis tersebut termuat di dalamnya.

Summary Business Plan

Jenis ini adalah adalah pengembangan dari jenis yang pertama karena selain Executive Summary , ada beberapa komponen lainnya yang diuraikan secara tersendiri. Biasanya maskimal terdiri dari maksimal 10 halaman. Untuk rencana keuangannya telah dibuat dalam proyeksi arus kas (Cashflow Prediction) yang diproyeksikan sampai 2 tahun.

Complete Business Plan

Business Plan jenis ini adalah yang lengkap yang terdiri dari Executive Summary, serta komponen lainnya. Biasanya terdiri dari maksimal sekitar 30 halaman. Untuk rencana arus kasnnya biasanya sampai 5 tahun.Pada bagian rencana pemasaran dan penjualannya biasanya diikutsertakan data-data statistic terakhir dari industri tersebut. Untuk perusahaan seperti BUMN jenis ini biasanya disebut RJP (Rencana Jangka Panjang)



Lanjut ke Bagian 3
Membuat Business Plan yang meyakinkan (Bag 3)

Membuat Business Plan yang meyakinkan (Bag 3)

Article ini merupakan lanjutan dari bagian sebelumnya :
Bagian 1 dan Bagian 2


Operational Business Plan

Business Plan jenis ini adalah business plan yang merupakan business plan yang paling lengkap diantara jenis lainnya. Ciri khasnya adalah menguraikan kegiatan operasional perusahaan secara detail. Jumlah halaman dari business plan jenis ini bisa minimal 50 halaman sampai ratusan.

Bila sebuah bisnis atau perusahaan sudah jalan dan sehat maka business plan jenis ini sangat cocok untuk mengajukan kredit tambahan ke lembaga pemberi dana misalnya perbankan, atau saat akan melakukan Go Public ke pasar modal. Ini juga cocok bila perusahaan kita ingin melakukan suatu strategic partnership (kerjasama strategis)

Selanjutnya Bagaimana ?

Bila kita telah mengetahui jenis-jenis business plan, maka langkah selanjutnya adalah melihat kebutuhan dari investor kita. Apakah mereka memerlukan business plan yang lengkap atau cukup yang singkat saja tetapi mencakup seluruh ide dari bisnis yang kita ajukan tersebut.

Dan bila kita melakukan presentasi sudah dapat dipastikan bahwa investor akan menanyakan hal-hal yang lebih detail tentang ide bisnis kita. Disana kita sendiri bisa menguraikannya satu persatu.

Contoh dari Format Business Plan

Untuk melihat sampel dari sebuah Business Plan , apa unsur-unsur utamanya, strategi penyajiannya, penekanan pada bagian apa misalnya Executive Summary.

Silahkan Download Disini

A BelajarEkonomi Article
All Rights Reserved
UMKM dan Sumber Pendanaannya

UMKM dan Sumber Pendanaannya

UKM atau UMKM adalah suatu usaha yang memiliki karakteristik tertentu baik dalam modal atau cara pengelolaannya. Dalam bahasa Inggris UKM dikenal sebagai SME (Small and Medium Enterprises)
Ada 3 kelompok yang bisa dikategorikan sebagai UMKM :
Usaha Mikro , yakni bersifat suatu usaha yang dikelola individu secara tradisional, informal. Belum berbadan hukum dan memiliki hasil usaha maksimal Rp100 juta

Usaha kecil yakni usaha yang memiliki kekayaan maksimal Rp 200 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, memiliki penjualan tahunan tidak sampai Rp 1 milyar, bersifat usaha perseorangan yang bisa berafiliasi ataupun tidak dengan usaha menengah skala besar, bisa berbadan hukum ataupun tidak berbadan hukum ataupun koperasi.

Usaha Menengah, yaitu usaha yang memiliki kekayaan bersih antara 200 juta rupiah sampai Rp 10 milyar, tidak termasuk tanah dan bangunan usaha.Bisa berafiliasi ataupun tidak dengan usaha yang lebih besar, bisa ataupun tidak berbadan hukum atau koperasi.

UMKM ini bisa dikatakan usaha yang memiliki kekebalan terhadap krisis (terbukti pada saat Krisis Moneter di Indonesia). Dan memiliki juga daya serap tinggi terhadap tenaga kerja. Sumbangan terhadap PDB (pendapatan nasional) juga tidak bisa dianggap enteng
Tahun 2003 pernah mencapai 56,7 persen dari PDB.

Oleh sebab itu pemerintah Indonesia melakukan pembinaan terhadap UKM secara serius dengan mendirikan Kementrian Koperasi dan UKM. Karena tidak hanya di Indonesia , tetapi di negara lain di belahan dunia peran UKM sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi suatu negara.
Sumber pendanaan UMKM :
Untuk menjaga kelangsungan hidup UKM maka UKM tersebut memerlukan pendanaan (financing) yang memadai. Orang menganggap hanyalah Bank yang bisa dianggap sebagai sumber pendanaan selain modal yang dikumpulkan sendiri. Padahal ada beberapa sumber pembiyaan untuk UKM ini.
Diantara sumber pembiayaan dari UKM ini diantaranya :
Modal Sendiri, yakni uang yang dikumpulkan dari tabungan (bila bekerja) atau warisan yang diwariskan orang tua atau hibah pemberian dari orang lain.

Dari Barang yang digadaikan, yakni barang miliki sendiri yang digadaikan baik ke lembaga formal (seperti Perum Pegadaian) atau informal.

Melakukan peminjaman kepada Bank dan Lembaga Keuangan sejenis Bank. Dengan membayar angsuran sesuai tingkat bunga yang ada.
Mendapat modal dengan bermitra dengan pihak lain yang sering disebut sebagai kemitraan usaha.
Mendapat pinjaman dari lembaga Non Formal seperti LSM kemanusiaan dan lembaga pemberdayaan ekonomi lainnya.

Modal dengan mengoptimalkan hubungan dengan supplier (pemasok). Dengan kepercayaan tinggi bisa ambil barang dulu, bayar belakangan misalnya.

Mendapatkan modal dengan melakukan Go Public ke pasar modal. Ini adalah cara paling mutahir. Tetapi memiliki persyaratan bisnis yang lumayan ketat.
BelajarEkonomi.Com
Kewirausahaan (Entrepreneurship)

Kewirausahaan (Entrepreneurship)

Kewirausahaan memiliki beberapa definisi, diantara definisi yang cukup terkenal adalah yang dikeluarkan oleh Zimmerer dan Scarborough (2005) yang mendefinisikannya sbb:

An Entrepreneur is one who creates a new business in face of risk and uncertainty for the purpose of achieving profit and growth by identifying significant opportunities and assembling the necessary resources to capitalize on them.
Dari atas kita bisa menyimpulkan bahwa seorang entrepreneur /wirausahawan adalah orang yang berani menanggung resiko atas bisnis yang dia tekuni. Orang tersebut juga melihat bahwa terdapat suatu peluang luar biasa dalam suatu bidang.
Dari konsep tersebut tergambar pula bahwa wirausahawan tersebut mengetahui berbagai cara yang untuk mengoptimalkan sumber daya (resources) yang ia miliki dalam rangka modal usaha dan modal dari pengembangan usahanya .
Wirausahawan tersebut juga memiliki keyakinan bahwa usahanya pasti akan tumbuh dan berkembang baik secara lambat atau cepat. Yang jelas ia akan senantiasa , karena tuntutan situasi akan berlaku kreatif dalam menemukan ide-ide baru.
Ada beberpa sifat dan ciri-ciri seseorang dikatakan sebagai entrepreneur , diantaranya :
- Pekerja keras. Ini dimaklumi karena prinsipnya dia bekerja untuk diri sendiri dan bersaing langsung di pasar. Perusahaan terkadang identik dengan jatidiri si pemilik, Oleh sebab itu kerja keras tidak bisa ditawar-tawar lagi dan merupakan keharusan.
- Self Motivated. Karena satu-satunya dorongan terbesar yang membuat dia maju adalah dirinya sendiri. Karena ia percaya bahwa hambatan terbesar untuk dia maju juga adalah diri dia sendiri.
- Melakukan Networking. Ia sadar bahwa kemajuan usahanya sangat tergantung bagaimana dia membina relasi baik itu dengan customer, supplier maupun stakeholder lainnya.
- Prestatif. Jiwa ini adalah standar bahwa seorang entrepreneur memiliki standar pada diri sendiri bahwa ia tidak hanya sekedar sukses, melainkan menciptakan suatu prestasi dalam bidangnya secara terukur.
- Inovatif.Inovate or die. Salah satu pepatah yang menyatakan bahwa inovasi adalah suatu harga mati bagi seorang entrepreneur. Karena tingkat persaingan bisnis menuntut kita agar dia mesti selalu melakukan inovasi.
- Work Hard Play Hard. Ini adalah suatu sifat yang menggambarkan bahwa karena tingkat stress seorang entrepreneur dalam kerjanya menuntut relaksasi yang maksimal pula. Yakni sarana rekreasi bersifat positif yang bisa mengatasi ketegangan sekaligus memberi energi baru untuk mengoperasikan bisnis keesokan harinya.
Belajar Ekonomi.Com